Faktanya, masih banyak orang yang belum sadar jika microcopy dalam pengalaman pengguna memiliki peran yang sangat signifikan. Hal ini karena microcopy bisa memberikan instruksi tambahan yang user butuhkan agar pengalaman saat berselancar semakin memuaskan.
Khusus untuk Anda yang belum tahu apa itu microcopy, maka tidak perlu khawatir karena semua penjelasan lengkapnya ada di sini. Anda tidak hanya akan belajar tentang definisinya saja, namun juga fungsinya terhadap UX atau pengalaman pengguna.
Mengenal Apa Itu Microcopy dengan Lebih Dekat
Singkatnya, microcopy dalam pengalaman pengguna adalah tulisan kecil yang bisa membantu memberi instruksi atau detail informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Tulisan kecil ini bisa membuat Anda menjelajahi produk digital dengan lebih mudah.
Karena ada “copy” di dalam namanya, banyak orang mengira jika orang yang bertanggung jawab untuk menulisnya adalah copywriter. Padahal, menulis microcopy adalah salah satu tugas UX writer atau UX designer, bukan tugas copywriter.
Fungsi Microcopy
Secara garis besar, ada beberapa alasan kenapa peran microcopy penting bagi pengalaman pengguna. Hal ini karena fungsinya yang sangat vital, karena bisa membantu memberikan instruksi atau sugesti sehingga user tidak perlu berpikir keras, seperti:
1. Membantu User Mengetahui Apa yang Salah
Salah satu fungsi microcopy adalah untuk membantu user mengetahui apa yang salah saat melakukan suatu tugas di website. Jika sumber masalahnya sudah diketahui, maka mereka pun tidak akan kesulitan untuk memperbaiki kesalahannya dan mencoba lagi.
Contohnya saat Anda masuk ke halaman login dan memasukkan alamat email. Jika format email salah, biasanya ada tulisan kecil yang muncul tepat di samping atau di bawah kolom untuk mengisi email. Isi tulisannya bisa berupa “format salah” dan lain-lain.
Hal yang sama juga berlaku jika Anda memasukkan password yang salah atau kurang tepat. Biasanya akan muncul tulisan kecil “password salah” atau variasi lainnya setelah Anda menekan tombol login. Jadi Anda tahu mana yang harus diperbaiki.
2. Memberi Sugesti Pencarian
Sebagai user, Anda mungkin pernah melihat fungsi microcopy di e-commerce atau marketplace. Salah satunya untuk memberi sugesti pencarian. Meski Anda belum mengetik apapun, ada tulisan kecil yang muncul di kolom pencarian sebagai sugesti.
Contohnya ada tulisan “iPhone 18 Pro Max” di kolom pencarian. Sadar tidak sadar, user bisa mengetik hal yang sama sesuai dengan sugesti di microcopy. Tulisan kecil ini bisa menarik perhatian user untuk menjelajahi produk iPhone 18 Pro Max.
Cara Membuat Microcopy
Setelah mengetahui definisi dan fungsi microcopy dalam pengalaman pengguna, kini saatnya untuk belajar membuatnya. Anda pun tidak perlu khawatir karena cara membuat microcopy itu tidak terlalu sulit, tinggal ikuti beberapa langkah-langkah di bawah ini!
1. Posisikan Diri Sebagai Pengguna
Sebagai langkah pertama, Anda harus memosisikan diri sebagai user atau pengguna. Hanya dengan cara ini Anda bisa melihat kebutuhan pengguna secara lebih objektif. Catat apa saja yang Anda butuhkan sebagai pengguna terkait sugesti dan instruksi.
Hanya buat microcopy yang berguna saja, jangan sampai berlebihan. Hal ini karena sugesti dan instruksi yang terlalu banyak bisa membuat user kesal, terlebih jika tulisan tersebut sama sekali tidak perlu dan tak membantu. Jadi, gunakan secukupnya saja.
2. Pastikan Pemilihan Kata Sudah Tepat
Cara membuat microcopy di website yang selanjutnya adalah memilih diksi atau pilihan kata. Usahakan memilih kata-kata yang singkat, padat, dan jelas, tidak perlu terlalu kompleks dan bertele-tele. Hal ini agar user bisa memahami instruksi dengan mudah.
Pemilihan nadanya pun harus Anda perhatikan, jangan sampai kaku dan terdengar seperti robot. Gunakan nada yang santai agar pengguna bisa relate dengan tulisan kecilnya.
3. Perhatikan Penempatan Tulisan
Terakhir, jangan lupa mencari penempatan yang paling tepat untuk tulisan kecil tersebut. Pastikan jika user bisa melihat tulisan tersebut dengan jelas, seperti di kolom pencarian, di samping kolom untuk mengisi formulir, dan tempat lain yang sejenisnya.
Penutup
Itulah penjelasan lengkap tentang microcopy dalam pengalaman pengguna, termasuk definisi, fungsi, dan cara membuatnya dengan benar. Pastikan jika tulisan kecil bisa membantu pengguna agar pengalamannya saat memakai website semakin baik.
Apa perspektif Anda?