Sebelum membuat website, pertama-tama Anda harus tahu apa itu usability terlebih dulu agar hasilnya bisa lebih optimal. Pasalnya, tanpa usability, pasti semua user yang mampir ke website Anda akan kabur hanya dalam hitungan detik.
Khusus yang belum tahu apa itu usability dan fungsinya, maka Anda tidak perlu khawatir karena penjelasan lengkapnya ada di sini. Selain itu, Anda juga bisa menemukan panduan membuat website yang mudah digunakan sehingga hasilnya lebih memuaskan.
Apa Itu Usability dan Kenapa Penting?
Secara literal, usability dalam bahasa Indonesia adalah kebergunaan. Artinya, jika usability sebuah produk bagus, maka para user bisa menggunakan produk tersebut dengan mudah. Hal ini juga berlaku pada pembuatan situs website di dunia maya.
Hal ini selaras dengan pengertian usability menurut para ahli, contohnya seperti menurut Jakob Nielsen, sang pelopor usability dari Nielsen Norman Group. Menurutnya, usability adalah atribut yang menilai apakah interface web mudah untuk dipakai atau tidak.
Eksistensinya sangat penting saat Anda membangun sebuah website, mengingat usability bisa menentukan apakah user akan betah berlama-lama di situs website Anda. Mereka juga bisa menyelesaikan tujuan saat masuk ke website dan merasa puas.
Kepuasan user adalah kesuksesan pemilik website, mengingat mereka akan kembali mengunjungi website Anda di masa depan. Pada akhirnya, mereka bisa setia pada produk Anda tanpa melirik produk milik kompetitor lagi karena user experience-nya terpenuhi.
Usability juga harus ada sebagai tanda bahwa Anda menghargai para user sebagai manusia. Pasalnya, meskipun interaksinya terjadi di mesin komputer, penggunanya tetap manusia dan punya sifat manusiawi. User akan lebih puas jika Anda memenuhi kebutuhan ini.
Panduan Membuat Website yang Ramah Pengguna
Setelah tahu apa itu usability, kini saatnya untuk membahas bagaimana cara membuat situs website yang ramah pengguna dengan penggunaan yang mudah. Totalnya ada 5 kriteria usability yang harus Anda penuhi untuk memenuhi kebutuhan user, yaitu sebagai berikut!
1. Pastikan User Bisa Mempelajari Cara Navigasi di Website dengan Mudah (Good Learnability)
Sebagai langkah pertama, Anda perlu memastikan jika website tersebut punya learnability yang baik. Artinya, saat user pertama kali masuk ke website, mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan untuk menavigasi diri selama menelusuri website.
Dalam kata lain, website Anda harus ramah pemula. Jangan sampai user merasa bingung harus melakukan apa, terutama dalam tugas dasar yang sederhana. Karena itu, jangan lupa lakukan usability testing terlebih dulu untuk mengetes learnability website.
2. Pastikan User Bisa Menggunakan Fitur di Website dengan Efisien (Good Efficiency)
Faktanya, good learnability saja tidak cukup untuk mengoptimasi user experience (UX). Anda juga harus memastikan bahwa user bisa menggunakan fitur-fitur di web untuk melakukan tugas dengan efisien. Caranya dengan memerhatikan kecepatan web.
3. Pastikan Desain Website Memorable
Pada beberapa kasus, ada user yang tidak menggunakan website selama beberapa waktu. Karena itu, Anda harus membuat desain yang memorable. Tujuannya agar user tidak lupa bagaimana cara menavigasi dan memakai website saat mereka kembali menggunakannya.
4. Pastikan User Bisa Mengatasi Error dengan Cepat dan Mudah
Hampir mustahil rasanya jika situs website bisa berjalan tanpa error sama sekali. Error pasti akan terjadi, sehingga Anda bisa fokus pada cara mengatasinya. Pastikan user bisa mengatasi error dengan cepat dan mudah jika masalah tersebut menghampiri website Anda.
5. Pastikan Pelanggan Puas dengan Desain
Seperti pada penjelasan di atas, usability berkaitan erat dengan kepuasan pelanggan (UX). Artinya, Anda harus memastikan bahwa user bisa menggunakan website dengan nyaman. Semakin nyaman mereka berselancar, semakin tinggi pula tingkat kepuasannya.
Jika tidak memenuhi salah satu kriteria tersebut, maka user bisa pergi tanpa melakukan tugas apapun di website Anda. Hal ini karena mereka kesulitan dalam mempelajari, melakukan navigasi, serta mengerjakan tugas tertentu di situs web Anda.
Penutup
Itulah penjelasan tentang apa itu usability, lengkap dengan panduannya agar Anda bisa membuat desain website yang lebih ramah pengguna. Selain usability, Anda juga harus memastikan bahwa web tersebut memenuhi utility agar lebih sesuai dengan kebutuhan user.
Apa perspektif Anda?